heru haidirSebuah kalimat yang amat baik jika kita ucapkan sebelum kita memulai setiap aktivitas atau pekerjaan kita setiap harinya. Bismillahirrahmaanirrahiim, dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang. Penulis pun ingin mengawali membangun sebuah blog ini dengan kalimat itu. Sehingga insya Allah akan tercipta blog yang baik dan mudah-mudahan bermanfaat. Mudah-mudahan blog ini penuh berkah. Amiin.

Sesuatu yang baik, harus diawali dengan niat yang baik pula. Dengan maksud membuat sebuah blog yang mampu menyajikan sesuatu yang berbeda, menyingkap hikmah di balik setiap kejadian dan pengalaman. Isi yang ada di dalam blog ini mudah-mudahan menjadikan para pembaca mendapatkan sesuatu yang berharga, ilmu dan pengalaman lainnya.

Dalam membuat blog mungkin awalnya selalu bingung, terbentur akan tema apa yang akan dimuat di dalam blog ini. Namun alhamdulillah dengan pengalaman-pengalaman sebelumnya membuat beberapa blog sederhana sedikit membantu dalam meringankan pembuatan blog ini. Beberapa blog yang saya buat seperti blog LPP Quantum, SMPN 3 Kawali (blog ini dibuat untuk pemenang doorprize pada kegiatan Seminar yang diselenggarakan oleh LPP Quantum), serta satu lagi blognya gemmaIMAN (Generasi Muda Masjid Al Iman), sebuah web yang saya bangun khusus untuk anak-anak gemma di kampung halaman saya.

Kepada para pengunjung blog terima kasih yang sebesar-besarnya atas kunjungannya dan jangan lupa sebelum menutup atau berlaih ke halaman lain untuk menyimpan komentar di artikel manapun yang Anda sukai di blog ini.

Akhirnya dengan segala kerendahan hati mudah-mudahan blog ini bisa ikut mewarnai gejolak blogger di Indonesia. Amiin


Kebenaran hanyalah milik Allah, dan manusia adalah tempat salah dan kealfaan..  Jika manusia berbuat kebaikan tiada lain hanyalah sebagai jalan sampainya kebaikan.

Manusia tidak luput dari kesalahan. Oleh karena sebaik-baik sikap kita terhadap kesalahan adalah dengan men Continue reading ‘Jika Salah Berani Akui Salah’


Berbahagialah bagi yang dikaruniai masalah dan persoalan, karena banyak yang kurang menyadari hal itu.. Kualitas seseorang itu salah satunya bisa diukur dengan tingkat kegetiran, tingkat kesulitan dalam menghadapi masalah. Jika lulus naik derajat dirinya, jika belum lulus Allah Maha Sabar dan akan terus membimbing kita untuk tetap bisa naik tingkat. Continue reading ‘Dekatlah Dengan Yang Selalu Dekat’


Sungguh akan sengsara, cape jika hidup penuh kepalsuan. Tidak mengenal diri, bahkan jujur melihat dirinya saja tidak bisa. Apa yang kita lakukan hanya membuat kemasan kemasan yang supaya bagus dilihat orang, supaya orang menjadi suka, supaya kita dihargai. Betapa cape dan sengasaranya hidup jika seperti ini. Ia akan seperti hampa tak berisi. Continue reading ‘Sekarang Buka Topengmu’


Bila Allah menjadikan lahir kita patuh kepada perintah-Nya, dan bila Allah menjadikan hati kita bulat hanya kepada Allah semata, sesungguhnya itu karunia Allah yang paling besar. Karena nikmat yang paling lezat adalah tersingkapnya hijab (penghalang) di hati untuk yakin kepada Allah, dan lahir kita sempurna berikhtiar.

Tubuh dan akal hendaknya dibimbing ikhtiar dengan sempurna, seperti yang dicontohkan sunnah Rasulullah saw. Hati yakin jika tubuh tidak sempurna berikhtiar, tidak akan terasa nikmat. Sebaliknya jika hati tidak yakin, meski tubuh ikhtiar, juga tidak nikmat. Maka, yang harus diyakini hati pertama kali adalah meyakini benar, bahwa Allah memilih kita hidup untuk patuh kepada-Nya. Selanjutnya, juga meyakini Allah akan mengurus diri ini. Bila hal tersebut dipenuhi, pasti segala keperluan kita akan diurus Allah. Continue reading ‘Bersihkan Penghalang Diri’


Semoga Allah mengaruniakan ilmu yang mampu membuat kita semakin mengenal Allah, mencintai, dan memiliki keyakinan cukup hanya Allah di hati ini, sebagai pujaan, tumpuan, sandaran setiap harapan.

Syarat diterima suatu amal adalah niat yang ikhlas, amal yang benar, dan hati yang senantiasa tawakkal. Andaikan Allah menuntut semua ini harus diterima, tampaknya tidak ada amal kita yang bisa diterima. Shalat jarang khusyuk jarang ikhlas, menolong orang juga jarang karena Allah, begitupun saat kita bersedekah banyak riya nya. Kita berbuat sesuatu sering lebih karena rindu ingin pujian dan penghargaan. Ketahuilah hanya karena Allah masih menutupi aib kita masih dianggap beramal shaleh. Andaikan Allah membuka amal kita yang sebenarnya, tidak ada satupun kelihatannya amal kita yang akan diterima.

Karunia Allah yang sangat besar yang harus kita syukuri Allah menutup-nutupi aib, kejelekan, dan kekurangan kita. Sehingga orang lain masih menghargai kita. Dan pada saat yang sama pula Allah justru membukakan amal-amal kita yang sebetulnya amal kita amat sangat jelek. Orang menyangka kita ini orang shaleh, orang baik, padahal Allah tahu diri kita yang sebenarnya. Continue reading ‘Sandaran Hati, Sandaran Hidup’


heru ajaJantung kita sudah berdetak keras, dia berdetak setiap waktu, tapi dia tidak pernah menunjukkan diri. Dia bekerja siang dan malam. Oleh karena itu kita hanya akan maju kalau kita mau berbuat dan berbuat tanpa harus menonjolkan diri.

Tidak usah merasa paling hebat, tidak usah merasa paling berjasa, tidak ada pahlawan, pahlawan adalah keikhlasan itu sendiri. Jantung adalah pelajaran bagi kita. Dia berdetak setiap saat tanpa harus menunjukkan dirinya. Tapi setiap orang mengetahui jasa jantung ini.




Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.